minuman sachet di Afrika.. WOW

belajar internet di tebet bersama adryan fitra
27 July 2014
Tao Kae Noi success story worth to read
28 July 2014

sekitar 1 tahun lalu saya sempat mencoba mengejar sebuah proyek minuman sachet yang rencananya akan dieskpor ke afrika. 1 hal yang menarik adalah Afrika hanya mau membeli barang dengan harga termurah. sehingga minuman sachet yang laku disana adalah sachet yang 10gr namun bisa dicampur dengan 2 liter air dan tetap manis. hahaha gila yah.

kalo kamu tahu minuman yang beredar di Indonesia, itu rata rata 1 sachet hanya untuk dicampur dengan 200ml air (kurang lebih 1 gelas). Kalo di afrika, mereka maunya dicampur dengan air seukuran botol coca cola (malah lebih besar lagi). Supaya jatuhnya murah, sebagai info saja harga 1 sachet tersebut haruslah dikisaran Rp 500 perak. HAHAHA murah banget ya.

untuk memenuhi permintaan dari afrika tersebut, saya sempat beberapa kali meminta sample dari perusahaan di Indonesia, salah satunya adalah lovinton (wah baru tau ada merek ini), tapi ternyata menarik juga loh, merek yang mungkin jarang kita dengar ini ternyata produksinya cukup besar untuk market extra joss kelas bawah.. Harga produknya sangaaaaaat murah, tapi rahasia ya, saya ga mau buka rahasia perusahaan orang.

selain itu saya juga sempat mencoba produksi sendiri, dengan bantuan seseorang yang bualannya cukup besar ******* sensor. hehehe sedikit curhat ya.. waktu itu orang ini membual oh gampang ini bikinnya, 3 hari jadi. ternyata sampai berbulan-bulan uji coba sana sini belum berhasil juga. di akhirnya malah dia marah-marah, ckck.. karena merasa waktunya banyak terbuang.

segala bahan kimia, pemanis buatan, dicampur campur dan tak terhitung berapa banyak sample yang saya coba.. Sampai-sampai saya ngeri sendiri takut sakit minum terlalu banyak pemanis dan pewarna buatan. Asal tau saja pewarna buatannya kalo kena tangan gak hilang. huwexxxx, tapi katanya aman sih untuk dikonsumsi. Yah kira-kira separah itulah minuman yang dikonsumsi di Afrika sana.

yang menyesakkan adalah pada akhirnya ketika minuman tersebut sudah jadi dan sudah banyak yang masuk ke perut saya. ternyata harganya tidak masuk. padaha awalnya prediksi si “pakar” ini harganya akan jauh dibawah itu. usut punya usut ternyata takaran minuman sachet 2 liter yang jadi patokan itu, ditulis dengan bohong karena telah melewati batasan yang diperbolehkan lembaga kesehatan internasional. wah… amsiong deh.. memang belum rejeki ya sudahlah.. hehe

1 Comment

  1. mohamed says:

    hello pak, saya tertarik minuman sachet, saya mau ekspor , bisa talong ksh info, pabrik na dmana, atau ada no hp gk pak,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *